Pesan Gagak Pembawa berita kepada putra baru majikannya.


Inilah hidup adil itu, disaat semua orang berlomba-lomba hendak menjadi yang terbaik, cobalah menjadi salah-satu orang yang bermanfaat. Disaat orang-orang mengejar kesempurnaan, cobalah untuk menjadi manusia yang bahagia atas kesederhanaan. Manusia hari ini pandai-pandai, ayolah jadi salah-satu diantara yang terpandai itu, banyak cara untuk menjadi pandai tergantung kebijakan dan prioritas pengaturan waktu.

Cobalah merenung sejenak,  sudah berapa lama waktu dihabiskan untuk menikmati suka-cita kesenangan? Jika dibiasakan dapat menumbuhkan kepribadian negatif yang tak pantas dipertahankan. Mulailah dengan paksaan diri untuk menjadi lebih baik, dapat diawali dengan hal-hal kecil, seperti tidur teratur, makan tepat waktu (wkwkwkw kalau ada uang) tapi kalau tidak ada cobalah untuk ditahan, tidak makan satu dua hari tidak jadi soal, selama masih punya tenaga untuk komunikasi inn shaa allah tidak akan mati. Apalagi kalau hidup, tumbuh berkembang ditengah  teman-teman yang bisa rasakan hal serupa,  itu sudah kesyukuran yang luar biasa. Harus ingat, Kalau berteman jangan pilih-pilih, berteman dengan siapa saja selama teman itu bisa diajak untuk menjadi bermanfaat. Pertahankan Juga teman yang betul-betul mengerti atas kondisimu, tapi jangan lupa, kalau lagi ada bagi sama teman-teman, jangan pernah pelit soal makanan atau konsumsi lainnya, jangan pernah marah soal makanan, jangan juga sakiti hati teman, kalau bercanda boleh-boleh saja selama masih dalam batas toleransi pertemanan.

Tetap menjadi orang baik, meskipun tidak semua akan pandang kamu sebagai orang baik, jangan terlalu menjelaskan tentang dirimu, karna kalau katanya orang bijak yang senang sama kamu tidak butuh itu dan yang benci sama kamu tidak percaya itu. Yaaah  kira-kira begitumi maknanya wkwkwkw. Kalau punya banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan diwaktu bersamaan cobalah dulu sendiri, disitu waktumu untuk maksimalkan waktu yang ada  tempatmu belajar menjadi orang yang bertanggung jawab. Seandainya gagal jadi orang yang bertanggung jawab, orang yang benci kamu akan habis-habisan kritisi kamu, akan habis-habisan permalukan kamu, paling buruk akan bujuk orang lain untuk benci sama kamu, tapi kalau tanggung jawabmu dikerjakan dengan baik, alkhamdulillah, itu artinya tugasmu terselesaikan dan kamu bisa maksimqlkan semua tanggung jawab. Sama ini jangan pernah lupa ucapkan terimakasih sama semua orang yang sudah cape-cape korbankan waktu, tenaga atau mungkin air mata untuk bantu kamu. Mereka adalah permatamu hari ini, esok dan seterusnya. 

Jika sempat buat salah, segeralah minta maaf. 

Sama ini mungkin, bila hari ini kamu merasa lelah, beristirahatlah! bila hari ini kamu merasa sedih, menangislah! dan bila hari ini hidupmu terasa begitu berat, maka menepilah sejenak. Kamu tidak perlu memaksa untuk selesaikan semua hari ini dan kamu tidak perlu menjadi pribadi yang terlihat kuat setiap saat. Sesekali kamu butuh istirahat, kamu butuh menangis dan kamu butuh menepi. Lanjutkanlah esok hari ketika semangat, hati dan emosimu telah membaik. Percayalah sebentar lagi hal-hal baik selalu ada untuk kita disetiap saat, disetiap kita hendak melangkah untuk perubahan. Jangan korbankan dirimu demi sebuah kesempuarnaanPercayalah kesempurnaan bagi manusia adalah fana.

Cerita ini bukanlah anekdot melainkan beberapa pesan yang dihimpun dan dirangkai berdasarkan petuah-petuah yang pernah didapatkan dari orang bijak. 

Komentar

Postingan Populer