Umur adalah satu-satunya Hal yang apabila bertambah akan menjadi lebih sedikit
Disaat telah tiba masa bertambahnya usia bagi seseorang bukanlah masa untuk dia menyampaikannya pada dunia bahwa usianya bertambah, tidak memohon disosial media untuk diperpanjang usia, dan tidak menaruh pengharapan pada media. Percayalah malaikat Raqib tidak memantau status di whatsap ataupun di instagram untuk kemudian menyampaikan pada Tuhan bahwa si fulan sedang ukang tahun dan dia berdoa maka kabulkanlah, tidak.
Tidak seperti itu konsepnya!
.
Sangat perlu untuk diketahui bahwa umur adalah satu-satunya hal yang apabila bertambah akan menjadi lebih sedikit. Jumlah umur memang bertambah tapi jatah hidup kita yang semakin berkurang, lantas apa yang harus dibanggakan, dan apa yang harus dirayakan?. Satu yang harus diingat bahwa dengan bertambahnya usia merupakan sebuah kesempatan yang telah dianugrahkan untuk kita dapat bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk menciptakan hal-hal baik.
.
Baik itu untuk kepentingan pribadi yang tidak lain adalah proses permohonan maaf atas segala kesalahan dan kemaksiatan yang telah dilakukan diwaktu-waktu sebelumnya dihadapan sang Pencipta ataupun kepada orang lain, sebagaimana fitrah manusia makhluk ciptaan Tuhan yang menjadi khalifah dibuka bumi bagi manusia lainnya.
.
Harusnya dengan umur yang semakin bertambah, semakin besar pula orientasinya pada masa depan. Entah itu kehidupan Di Akhirat ataupun kehidupan Di Dunia yang sifatnya sementara. Ingat umur manusia itu bukan bertambah setiap tahunnya melainkan setiap detiknya, yang artinya merupakan acuan bagi manusia untuk berkontemplasi bahwa selama masih diberi waktu sudah berapa banyak kebajikan yang saya buat karena Tuhan, bukan seberapa banyak followersku hari ini!.
.
Manusia akhir-akhir ini hanya memikirkan kehidupan yang batasannya sampai pada perut dan kelamin, tak sampai pada Kepentingan sosial lebih-lebih pada ketuhanan.
.
Maraknya korupsi, pelecehan, dan bahkan Pembunuhan sudah menjadi hal lumrah yang berlangsung di lingkungan sosial. Itu karena apa? Karena ada kemauan yang ingin segera dicapai namun kekurangan aset untuk meraihnya. Karena mereka tidak memperhatikan lingkungannya sehingga menggunakan haknya seenak jidatnya. Hak manusia sudah dibatasi dengan adanya Hukum positif, namun hukum positif malah tidak dipercaya dan bahkan tidak diindahkan.
.
Siswa-siswa pelajar menengah hanya menerima pelajaran bagaikan kerbau yang dipaksa menggarap ratusan hektar ladang untuk ditanami padi. Mereka hanya diberi pelatihan pada otak kirinya dengan hitungan dan juga hafalan, mereka tidak diajarkan cara berpikir kritis dan logika. Memberikan pendapat pada guru dianggap melawan.
.
Dan dibalik tembok baja yang menjulang tinggi tidak ada batu pijakan untuk sampai di puncak dunia. Pikiran dibatasi dengan jiwa-jiwa rapuh karena patah hati dan juga mental-mental 5.0 yang disalahgunakan dan kemudian dunia ini semakin menjauh dengan peradaban modern yang dicita-citakan itu.
.
Tetap pada pendirian
Manusia dikaruniai akal maka gunakanlah
Jangan hidup hanya untuk kelamin dan perut saja. Tapi hidup untuk meraih kemenangan Dunia dan Akhirat.

Komentar
Posting Komentar