Melepas Berlian Demi Kemanusiaan

Mengubur impian dalam lembah keniscayaan merupakan langkah terbaik dalam menentukan kiblat perjuangan. Sebagai manusia sudah sepantasnya menerima segala ketetapan dengan penuh ketabahan dan perlu disadari bahwa yang terlahir untuk dirinya tidak akan pernah lari dari pengawasan-Nya sampai pada akhirnya kelopak melati menemukan persemayamnya dan merpati terbang dengan satu sayapnya.

Tak perlu berharap bahwa kemalangan akan berubah menjadi berlian, tapi percayalah dibelakang semua tragedi dan kejadian mengandung sejuta makna penuh kebenaran. Tentunya kebenaran yang lahir dari keikhlasan tak akan pupus sampai mawar berubah menjadi putih dan cinta berubah menjadi benci. Segalanya berjalan dengan teratur, segalanya telah diatur jadi tidak ada satupun alasan yang membuat semua penghambaan menjadi gugur.

Manusia dengan keniscayaannya hanyalah kematian. Manusia dengan segala keikhlasannya adalah perjuangan mencapai kebenaran yang tidak dapat ditafsirkan. Bukankah suatu kemenangan jika tanah berhasil melepaskan indahnya kemilau berlian, kalau tidak dapat dipaksakan ya sudah lepaskan. 

Jika masih terlintas dalam bayangan cobalah untuk dihilangkan dan gantikan dengan gambaran hamparan kemenangan yang menanti dipenghujung perjuangan. Manusia tanpa pengorbanan bukankah hanyalah bahtera yang karang ditepi lautan. Dan ketahuilah bahwa pelaut yang hebat tidak lahir dari ombak yang kecil.

Hanya perlu kembali dan berjuang untuk menjadi pemenang.

Komentar

Postingan Populer