Bunga Yang Indah

Bunga_yang_indahSaya dari ufuk sampai kemari bukan untuk mendeklarasikan keelokan, keindahan jua kemantapan jiwa raga yang siap untuk jadi pertama dari satu-satunya. Benturan pikiran menjadi sebab awal lahirnya perbedaan, perbedaan melahirkan persatuan, persatuan lahir dari jiwa-jiwa tertindas atas perbedaan yang menghendaki hal-hal baik, perlu dipastikan secara tegas, keras dan juga tandas bahwa yang lahir tanpa satu atau tanpa sebab hanyalah satu yang kemudian melahirkan dua, tiga  atau lima yang Mutlak.


Satu yang dilahirkan dari satu hanya akan melahirkan dua, tiga, lima yang cacat. Jika pion-pion tak beradab bersikukuh menyatakan satu itu adalah saya, katakanlah pada mereka saya percaya pada satu, tapi jika dikau berkata satu itu lahir dari satu lantas untuk apa dan buat apa saya percaya? Bahkan semakin dikau meyakinkan saya akan hal itu semakin pupus pula kepercayaanku untuk satu dari satu itu.


Katakanlah Bahwa saya pemimpin yang sebenarnya hanya tergaung dalam pemikiran dan tak mampu tuk kubuktikan, sejatinya pemimpin itu ialah mereka-mereka yang mampu menjadikan dirinya terhormat atas apa yang dipirkan dan dibuktikan dengan apa yang dilakukan, sampaikan pula pada mereka bagaimana bisa saya dapat mempercayai dikau sebagai pemimpin sementara saya melihat bahwa dikau belum mampu tuk memimpin diri sendiri. Lantas bagaimana bisa seseorang memimpin orang lain sebelum mampu memimpin dirinya sendiri? Bukti bahwa mereka tamatan sekolah menengah atas yang menitipkan namanya diabsen-absen kelas dan meninggalkan otaknya di kamar mandi serta berkata dengan mulut besar Yang dipenuhi tai dan kebusukan-kebusukan kelamin kebohongan kecemburuan.


Mereka berfikir yang mereka hadapi adalah semut-semut kecil yang mudah untuk diinjak-injak dilempar-lempar. Mereka tidak tau bahwa yang mereka hadapi adalah mayat-mayat hidup tertindas yang siap mati kembali setelah terlepas dari belenggu dan kungkungan dari orang-orang bodoh didepan kita itu. Tak perlu kubuktikan pada mereka bahwa benar itu benar, meskipun kebohongan berlari secepat kilat kebenaran akan tetap mendahuluinya. Pada dasarnya lalat lebih mencintai sampah dibanding kemilau dan semerbak bunga yang indah.


Bunga yang indah itu akan tetap ada meskipun hanya dalam bayang-bayang kumbang yang lapar, jiwa raga tak mampu tuk bersua dalam genggaman keadaban, jika kebusukan itu tetap ada cinta tumbuh karena bunga. Maka selama bunga itu ada selama itu pula cinta itu akan tetap ada. Tak kuingat sejak kapan bunga itu ada dan kemudian bersemayam dalam kalbu. Rentetan kepekaan nurani terus terjadi gejolak dan benturan yang memikat hati dan kemudian abadi didalam mimpi. 


Sampaikan pada bunga yang indah, bahwa cinta itu ada dan akan tetap ada meskipun adanya balasan hanya mungkin atau bahkan tak mungkin.

Komentar

Postingan Populer